Senin

dalam gelap malam

Diri menangisi dunia, dan dia tahu

Bahwa keselamatan adalah meninggalkan isinya

Pascakematian, tak ada rumah yang ditempati

Kecuali yang dibangun sebelum kematian.

Jika dia membangunnya dengan kebaikan

Baguslah tempat tinggalnya

Jika dia membangunnya dengan kejahatan

Buruklah orang yang membangunnya.


Di manakah raja-raja yang menguasainya

Hingga pelayan memberinya cawan kematian

Harta yang kita kumpulkan hanya untuk ahli waris

Dan rumah yang kita bangun dirusak masa.

Berapa banayk kota telah dibangun di dunia

Menjadi rusak, dan kematian binasakan penghuninya.

Jika setiap orang takut pada kematian

Harapan akan menguatkannya.

Seseorang membentangkan dan masa akan menggengamnya

Diri menyebarkan dan kematian melipatnya.


Kemuliaan adalah akhlak yang suci

Awalnya agama dan kedua akal

Ketiga ilmu dan keempat kesantunan

Kelima kemurahan dan keenam keutamaan.

Ketujuh kebaktian ddan kedelapan kesyukuran

Kesembilan kesabaran dan terakhir agama.

Dirinya tahu bahwa aku tak mempercayainya

Aku tak dibimbing kecuali saat melanggarnya

Jangan bersandar pada dunia dan seisinya

Kematian pasti binasakan kita dan duniaseisinya..

Beramallah untuk negeri kelak yang dijaga Ridhwan

Ahmad tetangganya dan AL-Rahman Penciptanya

Istananya dari emas dan parfumnya kesturi

Za’faran adalah rumput yang tumbuh disana

Sungai-sungainya dari susu murni dan madu

Serta arak murni yang mengalir di selokan

Burung membuat sarang di dahan-dahan

Memuji Allah dengan suara keras di halamannya

Menghirupkannya dengan serakaat dalam gelap malam.[ ]

0 komentar: