Kamis
Menjaga Ukhuwwah (Persaudaraan) Sesama Mukminin
Ahlus Sunnah wal Jama’ah menjaga ukhuwwah (persaudaraan) sesama Mukminin dan seolah mereka itu seperti satu tubuh, bila yang satu sakit, maka yang lainnya pun ikut merasakan sakit juga.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Seorang Mukmin dengan Mukmin lainnya seperti satu bangunan yang tersusun rapi, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain.” Dan beliau merekatkan jari-jemarinya. [1]
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun pernah bersabda:
“Perumpamaan kaum Mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam.” [2]
Di antara hak-hak seorang Muslim yang harus dipenuhi oleh saudaranya sesama Muslim adalah:
1. Apabila berjumpa, mengucapkan salam.
2. Apabila diundang, maka dipenuhi undangannya.
3. Apabila meminta nasihat, maka dinasihati.
4. Apabila bersin dan mengucapkan: “Alhamdulillaah,” maka dido’akan dengan mengucapkan: “Yarhamukallaah (semoga Allah merahmatimu).”
5. Apabila sakit, hendaknya dijenguk.
6. Apabila meninggal dunia, maka diantarkan jenazahnya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Lima hak yang harus ditunaikan seorang Muslim atas saudara Muslim lainnya: (1) menjawab salam, (2) bertasymit saat ia bersin, [3] memenuhi undangannya, (4) menjenguk ketika ia sakit, dan (5) mengantar jenazahnya.” [4]
7. Apabila mengalami kesulitan, maka diberikan bantuan.
8. Senantiasa memudahkan urusannya.
9. Senantiasa menutupi aibnya.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barangsiapa menghilangkan satu kesulitan seorang Mukmin dari kesulitan-kesulitan dunia, maka Allah akan menghilangkan kesulitan darinya dari kesulitan-kesulitan di hari Kiamat. Dan barangsiapa memudahkan urusan seorang Mukmin, maka Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib seorang Muslim, maka Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.” [5]
Ahlus Sunnah menganjurkan tolong-menolong sesama kaum Muslimin dalam kebaikan dan taqwa berdasarkan timbangan syari’at, bukan timbangan para pengikut hawa nafsu dan ahli bid’ah.
Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan janganlah tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.”[ Al-Maa-idah: 2]
[Disalin dari kitab Syarah Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i, PO BOX 7803/JACC 13340A. Cetakan Ketiga Jumadil Awwal 1427H/Juni 2006M]
Marhaban Ya Ramadhan
“Subhanallah, RAmadhan t’lah masuk.
Alhamdulillah kita diberi-Nya kesempatan untuk membersihkan diri dan menambah berkah di bulan penuh rahma. Doakan diri sendiri, keluarga dan semua muslimin muslimat agar di bulan ini Allah mengkategorikan puasa kita sebagai puasa yang membawa kita pada derajat taqwa. Sebab Allah punya Kalam, siapa yang bertaqwa makaAllah sediakan jalan keluar bagi setiap kesulitannya dan Allah
Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan. tambahkan rizkinya dari jalan yang tiada pernah ia duga.
- By ustd. Yusuf Mansyur-
Alangkah beruntungnya orang-orang yang bisa menegakkan tahajjud. Ini barang mahal. Siapa yang mencintai dan membiasakan tahajjud. Allah akan berikan dunia-Nya, ampunan-Nya. Kasih sayang-Nya. Pertolongan-Nya. Segala apa yang kita butuhkan, cari aja diantara jam 03 dinihari hingga ba’da shubuh. Di sini jawaban segala masalah dan hajat yang ada pada diri manusia. Sebab yang Kuasa turun ke langit dunia, memang untuk menawarkan bantuan-Nya, ridha-Nya dan menabulkan semua doa hamba yang tahajjud.
Jam 03-an dinihari. Kun Syafi’i menjadi Malaikat yang ngebangunin saya. Alhamdulillah, inilah fadhilah punya bayi. Jadi alarm hidup untuk tahajjud, sebagaimana Wirda dulu, kakanya Kun, yang saya tulis dibuku Kun Fayakun, Allah hadiahkan alarm hidup ini untuk kami bangun tahajjud, witr, dan shubuh.
Tidak ada yang istimewa. Saya bangun, bersama istri, saya nyiapin susu Kun Syafi’i. Nyempetin ngelongok kamar anak yang laen; Wirda dan Qumii. Dua-duanya masih pulas tertidur. Mengingat amanah Rasul untuk membagi cahaya shalat sunnah dan tilawah Al-Qur’an di rumah saya berusaha shalat sunnah dan baca al-Qur’an di rumah. Disambung lagi nanti di pondok
Subhanallah, abang Kun yang nangis, begitu pamitan, senyum dan ngambil posisi tidur lagi indah banget. Betapa Allah memberikan kemudahan bagi siapa saja hamba-Nya yang mau menghamba pada-Nya.
Di 1/3 malam yang terakhir, saya jalan ke pondok, sambiltersenyum melihat barisan anak-anak yang pada juga bergegas shalat tahajjud. Sebagaimana mereka bergegas menuju shalat Jum’at. MasyaAllah. Betul-betul ini barang mahal yang udah lumayan hilang di negeri ini.
Terimakasih ya Allah. Hadiahkan seluruh amalini juga untuk orang tua kami, jamah-jamaah kami yang sedang butuh doa kami, keluarga kami, anak-anak keturunan kam, dan segenap kaum muslimin di tanah air, dan untuk negeriku yang sedang merayakan hari ulang tahun negeri ini yang ke-63.
Saya berdoa juga untuk negeri kita. Agar Allah meringankan negeri ini untuk bangun malam. Hanya dengan cara kembali kepa Allah, yang salah satunya adalah dengan menegakkan dan menghidupkan bangun malam. Indonesia bisa jaya kembali, bisa selamat dari perpecahan, bisa keluar dari segala kesulitan, bisa membangun dan menata negeri ini. Omong kosong segala rencana dan ikhtiar kita melepas diri dari kesulitan, andai Allah tidak dilibatkan dan tidak diperhatikan.
Insya Allah, pun saya doakan negeri ini, agar ramai shubuh berjamaahnya. Cinta shalat sunnah dhuha, susah untuk tidak berjamaah, berat untuk meninggalkan qabliyah ba’diyah, dan ringan bersedekah. Mudah-mudahan Allah mencintai negeri ini dan berkenan membukakan segenap keberkahan yang bermanfaat.
Subhanallah, jayalah negeriku, jayalah bangsaku. Dirgahayu Indonesia ke-63 !!! Merdeka !!!
By Ust. Yusuf Mansyur
Kapan terakhir kita berdoa?
Berdoa untuk segala rupa permasalahan kehidupan pribadi, dan berdoa untuk negeri kita, unutk bangsa kita? Tidakkah kita prihatin? O-oh, saya salah bila bertanya ini. Tentu semua prihatin. Tapi siapa yang prihatin dengan keadaan kita, lalu berkenan membawa keprihatinan ini di atas sajadah, hingga menjadi sebuah kekuatan doa yang teramat dahsyat? Doa-doa yang mengundang pertolongan Allah? Doa-doa yang membuat Allah menurunkan Malaikat-malaikat-Nya?
Ya, kapan terakhir kita berdoa? Bila setiap individu negeri ini berdoa untuk negerinya, untuk bangsanya, masa iya Allah Yang Maha Mendengar, lantas tidak mendengar? Sedangkan doa saja yang tulus, yang dipanjatkan dengan penuh keyakinan, sedah akan membuat arsy Allah bergetar, apabila bila kemudian seantero negeri ini mau berdoa. Ajak diri kita, dan orang-orang sekeliling kita duduk bersimpuh di hadapan keagungan Allah; sujud memohon ampun, dan berdoa kepada-Nya
Syukur-syukur bila berkenan memanjatkannya di keheningan malam, di mana Allah memang benar-benar turn menawarkan banuan-Nya.
Subhanallah. Semoga Allah tidak mencabut keberkahan negeri ini.
Doa
aku tahu Ya Rabb, rizkiku tak mungkin diambil orang lain, maka hatiku tenang . amal-amalku tak mungkin diambil orang, maka aku sibukkan diriku unruk beramal. Aku tahu Allah senantiasa melihatku, maka aku malu bila Allah mendapatkanku sedang maksiat. Aku tahu bahwa kematian menantiku, maka aku persiapkan bekal untuk berjumpa denagn Rabbku, maka aku munajat kepada-Mu, khusnul khatimahkan diakhir hayatku. Amin
Mari bersama merengkuh penyucian jiwa dan raga dengan bangun malam, tidak melewatkan waktu kecuali dengan sholat, dzikir dan munajat, mohon kepada sang khaliq dengan khusyu dan tawaddu. Sesungguhnya Allah dekat dengan kiat. Amin
Ya Allah, bukakanlah keatas kami hikmat-Mu dan limpahkanlah keatas kami khazabah rahmat-Mu, Wahai Tuhan Rabbul Izzati yang maha pemurah lagi maha penyayang, tambahkanlah ilmuku dan luaskanlah kefahamanku, Wahai Tuhanku lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah urusanku, terimalah permohonanku YA Rabb. Amin
Ya Allah ampunilah aku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekuranganku dan tingkatkanlah derajatku dan berikanlah rizki kepadaku. Ya Rabb aku bersujud dan bersimpuh berserah diri kepada-Mu. Turunkanlah Magfirah-Mu. Amin
Ya Rabb, kami memohon kepada-Mu agar mensucikan hati-hjati kami dari kotoran dengki dan iri hati, kecenderungan kepada keburukan dan nista, penyakit dendam dan benci, serta tanamkanlah rasa cint dan kasih sayang ke dalam hati kami, penuhilah dengan kebaikan dan anugerah, serta segerakanlah dengan perasaan belas kasihan. Amin.
Duhai Dzat yang memiliki siang dan malam, manakal malam menyelimuti kegelapan kami bersujud dengan penuh harap atas ridho-Mu, ya Rabb terimalah ibadah kami dan sucikanlah hati kami. Amin
Ketinggian Derajat Orang Yang Berilmu :
Dulu saya mendengar ibu saya berkata, dan ia mengutip kalimat-kalimatnya para ustadzah, yang juga dikutip dari hadist : Man aroodad dunyaa, fa alaihi bil ’ilmi Wa man aroodal akhiroh, fa’alaihi bil’ilmi. Wa man arooda humaa. Fa’alaihi bil ’ilmi. Barangsiapa yang menginginkan dunia, mak dia harus dicapai dengan ilmu. Siapa yang menginginkan akhirat, harus juga dengan ilmu, dan siap yang emnginginkan keduanya, maka haruslah dengan ilmu. Satu guru saya yang laen mengatakan, kalau mau hidup enak, haruslah punta ilmu, mau nai pesawat, mau jalan-jalan ke luar negeri mau beli mobil, mau beli rumah, mau kaya, termasuk mau enak ibadah. Harus punya ilmu. Makin banyak ilmunya makin bagus hidupnya. Guru yang laennya berkata, seutama-utamanya yang berilmu adalah yang mengamalkannya ilmunya. Yang satunya lagi berkata, ilmu yang paling utama adalah ilmu tentang Allah; mempelajari dzikir, ibadah dan al Qur’an. Yang satunya melengkapi, ilmu apa saja, yang penting yang membawa kepada ketawadhuan dan rendah hati di bawah keagungan Allah, syukur-syukur makin bisa mengenal Allah. Berikut ini saya nukilkan satu hadist dari Mu’adz bin Jabal :
”pelajarilah ilmu karena Allah, karena mempelajarinya semata karena Allah akan membuahkan rasa takut, menuntunnya adalah ibadah, menghafalnya adalah tasbih, membahasnya adalah jihad, membantu penuntut ilmu yang laen dianggap, mendekatkan diri kepada Allah. Ilmu adalah rambu-rambu yang membedakan antara yang halal dan yang haram. Ilmu adalah obor menuju jalan surga, teman dalam dalam kesepain, kawan dalam kesendirian. Ilmu akan bicara dalam kesunyian, petunjuk jalan kebahagiaan , dan peringatan dari kesengsaraan, ilmu merupakan senjata ampuh dalam menghadapi musuh. Dan penghian berjamaah. Dengan ilmu Allah mengangkat derajat satu kaum. Mereka dijadikan pemimpin terbaik. Jejak mereka diikuti. Mereka dijadikan idola. Pendapat mereka dijadikan acauan . para malaikat menyukai mereka. Dengan sayapnya malaikat memayungi mereka. Semua benda hidup dan mati memohonkan ampunan bagi mereka. Ikan-ikan di samudera, bahkan binatang-binatang di darat, pun mendoakan mereka, ilmu merupakan ruh bagi hati agar terhindar dari kebodohan, lampu penerang dari kegelapan. Dengan ilmu seseorang akan sampai pada tempat terbaik dan derajat tertinggi di akhirat kelak. Berpikir tentang ilmu sama dengan puasa, mendalaminya sama dengan ibadah malam. Dengan ilmu tali silaturahim dapat terjalin. Dengan ilmu, antara yang halal dan yang haram dapat dibedakan. Ilmu ibarat mesin bagi amal, dan amal tunduk terhadap perintahnya. Orang yang baik ia datangi, dan orang yang jahat ia jauhi. Itulah ilmu (HR. ABU UMAR)
Ramadhan Return
Ngapain sih ada Ramadhan segala?
Bikin lemes aja coba bayangin : puasa sebulan penuh, nggak boleh aneh-aneh , disuruh ngaji sama ortu (padahal biasanya gak pernah ngaji)apalagi kalau malem, wih, sholat tarawihnya lama banget ! mana imam di masjid sebelah rumah bacanya panjang dan dan lambat-lambat lagi, bikin pegel. Akibatnya, kerjaan jadi gak beres, belajar jadigak konsen, maunya tidur mulu ! seperti rahib ngantuk di malam hari dan singa tidur di siang hari. Yang asyik dari ramadhan paling Cuma main petasan, waktu makan(soalnya menunya biasanya cukup istimewa disbanding hari-hari biasa), sama pergi ke mall buat beli baju baru. Kalau kamu berpikir seperti itu, kamu beruntung ngedapetin buku ini, entah beli sendiri atau barangkalidikasih buku ini sama temen kamu, atau barangkali ada orang yang iseng yang nglempar kamu pakai buku ini. Apapun alasannya kamu membaca buku ini, buku ini mencoba memberi kita cara membuat Ramadhan jadi menyenangkan, berkesan dan tepat sasaran.
By Shofwan Al-banna
kujemput Jodohku
Ya Akhi, jika saat ini engkau sedang mengalami kesendirian dalam menanti sang pujaan, yakinlah bahwa dirinya yang akan segera diberikan sedang melakukan hal yang sama. Si dia sedang dididik dan ditempa oleh-Nya untuk menjadi pendamping lelaki sepertimu.
Ya Ukthi, engkau pun demikian jangan berkecil hati dan sempit pandangan hanya karena dia yang pernah menjadi pujaan, diyakini menjadi teman perjuangan, justru bukan sebaik-baik pilihan. Allah pasti sudah menyiapkan gantinya yang jauh lebih baik; jauh lebih saleh, jika engkau berupaya menjaga dirimu. Tiada yang salah dengan janji-Nya. Tiada yang meleset dengan ketetapan-Nya. Tiada yang keliru dengan dituliskan. Setiap kejadian telah dibukukan. Oleh karena itu, sudah bukan saatnya lagi untuk menangis, menyesali diri, apalagi, sampai, menyalahkan takdir yang telah terjadi. Ciptakan mimpi, raih prestasi, jemputlah sang kekasih pujaan hati dengan penuh keyakinan dan tetap menjaga semangat tinggi. Engkau berani?
Penasarana kan???
Dapetin aj bukunya
Eit’s jangan beli yang bajakan lho !!!
”Membangun Kekuatan Islam”
di tengah persengkokolan musuh Allah, ikatan umat Islam hari ini masihlah rapuh: mudah terpecah belah. Lebih mudah saling menyalahkan dibandingkan bersatu padu membagun kekuatan. Persis seperti sabda Rasulullah SAW; umat Islam adalah buih di lautan. Bila perpecahan masih terjadi, bagaimana mungkin kebangkitan dan kejayaan Islam bakal terjadi? Padahal, kejayaan hanya teraih bila umat ini memiliki tiga pilar kekuatan :
akidah, ukhuwah, dan asykariyah. Selain emmbahas fakta perselisihan di kalangan umat Islam, buku ini membicarakan jalan keluar dalam bentuk akidah dan petunjuk. Karenanya menjadi jelas antara perbedaan yang perlu ditoleransi dan perbedaan yang tidak perlu terjadi. Buku ini secara khusus memberi perhatian pada perpecahan di kalangan aktivis gerakan (harakah) Islam. Kritik sekaligus ajakan simpatik penulis buku ini adalah bagaimana mungkin aktivis yang telah memahami nilai Islam ( terutama arti penting persatuan umat) justru berada dibarisan terdepan sebagai kelompok yang memelihara perpecahan?bermunculan dan bergiatnya gerakan-gerakan Islam di tanah air di satu sisi, dan peluang terjadinya gesekan serta masuknya kekuatan pengadu domba di sisi yang lain, menjadikan buku ini amat relevan untuk dibaca siapapun yang sesuai dengan kebangkitan Islam di abad ke-21.
Pengarang Lembaga Study dan Penelitian Islam
Saksikan Aku seorang muslim:
Menjadi muslim adalah menjadi kain puatih, lalu Allah mencelupnya menjadi warna ketegasan, kesejukan, keceriaan, dan cinta, rahmat bagi semesta alam.aku jadi rindu pada pelangi itu, pelangi yang memancarkan celupan warna ilahi. Telah tiba saatnya, derai berkilau Islam tak lagi terpisahkan. Dari pendar menawan seorang muslim. Dan saksikan bahwa aku seorang muslim
”....kau belum tau apa yang aku mau. Dan kau tak tahu apa yang Allah mau. Sedang aku melakukan yang Ia mau. The show must go on !
baca buku ini agar kau tau yang Allah mau (by Yoyoh Yusroh, Ibu dari 13 putra , Anggota DPR RI)
(Habiburrahman El Shirazy)
(Fauzan Al-Anshari, ketua Dept. Data dan Informasi MUI)
Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim by Salim A. Fillah
Bila hati rindu menikah
Merindukan untuk mendapat pasangan hidup merupakan fitrah manusai. Biasanya kerinduan ini semakin tak tertahankan saat usai semakin dewasa. Namun demikian rasa ragu dan bimbang sering mewarnai dan mendominasi langkah seseorang, walau keinginan menikah sudah sangat kuat. Tidak jarang pula timbul ketakutan, sehingga belum berani untuk segera menikah karena suatu alasan yang sebenarnya bisa diatasi jika ia tahu caranya. Ada pula sebagian orang yang sebenarnya sudah siap untuk menikah dan sudah sekian lama menanti, tapi jodoh tidak kunjung datang. Kalau demikian masalahya, lantas bagaimana solusi untuk menghilangkan rasa ragu dan bimbang, menumbuhkan keberanian untuk segera menikah, ikhtiar-ikhtiar yang bisa dilakukan oleh manusia dalam menyambut kedatangan jodohnya, pada masa penantian yang tak tahu kapan ia akan berakhir? Untuk lebih jelasnya, silahkan anda hayati dan renungkan isi buku ini dan semoga anda segera menemukan jawabannya.
ayO baca buku ya kawan !!!
Buktikan cintamu !!
Jangan pernah ragu atau diam termangu, do it now !!!
Eitt, jangan sampai terlambat oh terhambat, pastikan kamu tambah semangat & berdaya sinergi kuat.
No way yang lain !
Mulailah buktikan cintamu sekarang !
Ingat, ada yang ebih bermakna dalam kita menggarisbawahi bingkai cinta, cinta tidak harus dan selamanya mengarah dan menjurus (maaf bukan jurus kungfu lho) pada perlaku seksual atau apa aja nyrempet-nyrempet ke dosa or berlabuh di kubangan maksiat. Tapi ingat ada cerita yang terukir indah dalam naungan Cinta Allah dan Rasul-Nya.
Apa itu?
Cinta kepada Islam, cinta kepada sesama saudara seiman, cinta pada keadilan, cinta akan amanah waktu, cinta terhadap pemberantasan segala level kejahatan dan perampasan hak asasi manusia, cinta pada ajaran dan tuntunan yang bener. Gitu lho,,,fren!buktikan cintamu !!
by Muhammad Nazhif Masykur
yuk dapetin bukunya
Cinta kita beda
Buku yang penuh gizi dan menyehatkan ini hadir dengan berbagai macam menu khas remaja yang dikasih bumbu sangat pa, kadang kala dibumbui dengan bahasa gaul, sesekali dikasih sedikit kalimat tegang yang jelas ada alur inteleknya dong, dan juga garam kata-kata serius, agar para remaja muslim menjalani masa remajanya dengan gagah nan berani, yang selalu jadi idaman bagai sosok Ali bin Abi Tholib. So, untuk yang muslimah melakoni masa remajanya dengan penuh keanggunan, dan selalu menebar pesona bagai sosok Fatimatuzzahroh. Buku ini pas buanget untuk sobat yang lagi bingung nyari cermin jati diri, buat yang mo jadi remaja plus muslim or muslimah oke dan punya cita-cita masuk surga !!! jangan lewatin,,,!!
Penasaran isinya?!
ayo baca
Biar kamu gak rugi or ketinggalan.
by Muhammad Nazhif Masykur dan Evi Ni’matuzzakiyah
Senin
Mutiara Hikmah
Mutiara Hikmah
Jika seorang hamba benar-benar menyadari bahwa dirinya adalah milik Allah Subhanahu wa Ta’ala dan akan
kembali kepada-Nya maka dia akan terhibur tatkala tertimpa musibah. Bahwa kesudahan dan tempat kembali seorang
hamba adalah kepada Allah Pemilik yang Haq.
Tidak ada yang bisa berbuat kecuali Allah semata, ilmu, kekuasaan dan rahmat-Nya sempurna, di belakang kekuasaan-Nya tidak ada kekuasaan lain, di belakang ilmu-Nya tidak ada ilmu lain, di belakang rahmat-Nya
tidak ada rahmat lain.
"Tidaklah seorang Mukmin ditimpa sakit, letih, demam, sedih hingga kekhawatiran yang mengusiknya, melainkan
Allah mengampuni kesalahan-kesalahannya". (HR. Bukhori&Muslim)
Meraih Kebahagian Dunia dan Akhirat
Meraih Kebahagian Dunia dan Akhirat
Waktu itu di tepi pantai duduklah seorang wanita di atas karpetnya dan didekatnya terhidang secangkir teh.
Dia memandangi lingkaran matahari yang sedang tenggelam di ufuk untuk melewatkan satu hari dari hidupnya yang
sudah mencapai usia 70 tahun. Dia memandangi air laut yang memantulkan sinar ufuk yang berwarna kuning keemasan.
Terlihat sangat indah. Akan tetapi, dia tidak pernah melupakan berapa banyak tragedi dan cerita yang bergejolak
di dalam hatinya. Lalu dia kembali ke tempatnya, mengingat-ngingat hakikat kehidupannya yang ternyata mirip
dengan laut di hadapannya.
Di dekatnya duduklah sebuah keluarga yang datang ke laut untuk memecah rutinitas
kehidupan sehari-hari. Juga untuk melupakan sebagian dari mesin kehidupan sehari-hari
dengan segala hiruk-pikuknya dan ketegangan jiwa yang ditimbulkannya.
Perhatikanlah, sebagian anggota keluarga menghabiskan waktu mereka sambil
mengobrol ke sana kemari dan menyantap makanan mereka hingga lewat tengah malam.
Sementara nenek tua itu tetap duduk seorang diri sambil minum teh memandangi lautan.
Tiba-tiba salah satu dari mereka tidak kuasa menahan dirinya dan berkata : “Apakah
engkau ingin kami mengantarmu ke suatu tempat? Jangan-jangan ada sesuatu yang buruk.
Kami tidak melihat siapa-siapa di dekatmu.”
Nenek itu menjawab : “Entahlah, tapi ia meninggalkan secarik kertas di tanganku.”
Laki-laki itu langsung mengambilnya dan membacanya. Ternyata tertulis, “Siapapun yang
membaca tulisan ini harus mengirimkan wanita ini ke panti jompo.” Mereka semua tersentak
kaget ketika mengetahui tragedi yang menimpa nenek ini. Padahal, sepanjang hidupnya dia
pernah menyusui, begadang dan hamil untuk anak durhaka yang membuangnya begitu saja ke
tepi laut ketika usianya sudah senja. Persis seperti laut yang membuang buihnya ke pantai.
Hendaklah kita semua mengambil pelajaran berharga dari kisah ini. Dan hendaklah kita tahu
bahwa akhir perjalanan orang yang berbuat seperti itu adalah sangat buruk. Kita semua
harus mendidik putera-puteri kita dengan pendidikan yang baik, agar kita dapat
menjamin bakti mereka di dalam kehidupan dan doa mereka di dalam kematian.
[Dicuplik dari : Ahmad Sâlim Bâduwaylân, Mausu’ah al-Qoshosh al-Mu`atstsiroh,
Ibrah : Wahai hamba Allôh, ingatlah firman Rabb-mu :
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya,
ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula).
Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah
dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk
mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan
supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku
dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau
dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (QS al-Ahqâf : 15)
Allôh juga berfirman :
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapanya;
ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya
dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya
kepada-Kulah kembalimu.” (QS Luqmân : 14)
Lantas, nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?!!
Entri ini dituliskan pada November 11, 2007 pada 8:27 pm dan disimpan dalam Hikmah,
Kisah Nyata
ummusalma.wordpress.com
Allahurobbi
Allahurobbi
aku minta izin padaMu, bila suatu saat aku jatuh cinta,
jangan biarkan cintaMu berkurang hingga membuat lalai adanya Engkau
Allahurobbi
aku punya pinta, bila suatu saat aku jatuh cinta,
penuhilah hatiku dengan bilangaMu yang penuh dengan kasihMu dan membuatku
semakin mengagumiMu
Allahurobbi
bila suatu saat aku jatuh cinta, pertemukan kami berilah kami kesempatan
untuk lebih mendekati cinta karenaMu
Allahuraobbi
bila suatu saat aku jatuh cinta, buka-kanlah hatinya
sehingga ia dapat merasakan apa yang aku rasakan, berilah kami kesempatan
untuk lebih mendekati cinta karenaMu.
Allahurobbi
seandainya aku jatuh cinta. jangan pernah kau palingkan
wajahMu dariku
anugerailah aku dengan cintaMu
cinta yang tak pernah putus oleh waktu
cinta karenaMu
Allhurobbi
bila cinta itu datang disaat aku belum siap melaksanakan perintahMu
tolong
jagalah aku
jagalah aku
jagalah aku
agar terhindar dari segala fitnah
Allahurobbi
jika aku telah mendapatkan fitrah ini dari mu,
dan aku belum sanggup untuk melaksanakan perintahMu
ku hanya bisa berdoa,,,
ya Rab
hindarkan aku dari cinta yang semu,
nafsu sesaat dan jagalah hati ini untuk cinta
yang pasti ketika aku telah mampu melabuhkan pada satu hati
untuk menyempurnakan separuh agama ku.
Allahurobi
yang kutau sekarang
saat aku bersama seseorang yang telah Engkau siapkan untukku diwaktu yang tepat itu kelak,
dialah yang terbaik pemberian dari-Mu untuk ku
siapa pun dia
aku percaya itu,,,
ya Allah
jagalah dia seperti Engkau menjagaKu
pertemukan Kami dalam cinta karenaMu
amin
Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Alangkah seringnya,
Mentergesai kenikmatan itu
Membuat detik-detik di depan terasa hambar
Kelezatan itu akan hilang
Dari orang yang terpenuhi tuntutan syahwatnya
Yang haram
Yang tersisa hanyalah dosa dan hina
Belajar dar ahli puasa
Ada dua kebahagiaan baginya
Saat berbuka
Dan saat Allah menyapa lembut memberikan pahala
Inilah puasa panjang syahwatku
Kekuatan ada pada menahan
Dan rasa nikmat itu terasa, di waktu buka yang penuh kejutan.
” Dan janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina adalah perbuatan keji. Dan jalan yang buruk (Al Isra’ 32)
Mari kita dengar kalimat ini, janganlah kalian mendekati zina. Larangan ini tak hanya meliputi peristiwa, tapi segala pengantarnya. Kata ”jangan mendekati” menyuguhkan pastinya kekejian zina. Sebagaimana comberan limbah kimia yang busuk baunya, beracun uapnya, dan najis berpenyakit cecerannya ; mendekatinya adalah dilarang dan segala hal yang mengantarkan padanya juga terlarang. Tersebut dalam sebuah atsar :
”... Sesungguhnya kemaluan para pezina itu menyakiti penghuni neraka karena bau busuknya ...”
Betapa para penipu menggunakan kata cinta untuk mewakili nafsu keji yang mereka selimutkan sepanjang proses pendahuluan sampai zina yang disebut sebagai pembuktian cinta. Demi Allah mereka berdusta ! setiap laki-laki hanya menginginkan regukan kenikmatan dalam setiap interaksi yang mereka sebut pacaran meski mereka bersumpah bahwa cintanya suci dan sejati.
Jika ada yang mengatakan bahwa cintalah yang menyatukan dua insan berlainan jenis tanpa ikatan halal, semoga ia bersiap mengigit jari. Dalam bentuk hubungan yang lepas dari nilai-nilai syar’i, tak pernah ada cinta. Yang ada hanya nafsu dan zina dengan segala topeng yang mungkin sulit dikenali, kecuali oleh orang berhati jernih yang siap menerima kebenaran.
Benarlah engkau Ya Rasulullah. Jika berbicara tentang hukuman yang akan dijatuhkan, maka zina adalah ’masuknya timba ke dalam sumur’ – ini bahasa hadits- yang dipersaksikan empat orang atau diakui sendiri tanpa ancaman dan paksaan. Itulah cermin esensi syari’at : bukan menghukum tapi menjaga kemashlahatan.
Tetapi jika bicara tentang keimanan yang digantungkan pada Dzat Maha Tinggi, zina bukan hanya peristiwa yang membuat seorang gadis hamil lalu dikawinkan dengan penghamilnya. Kalau bicara tentang kesucian seorang mu’min, zina bukan hanya perbuatan yang membuat orangtua kaget melihat anak gadisnya suka rujak dan muntah-muntah.
Zina, mungkin juga berupa pacaran yang oleh orangtua ’modern’ dikatakan sebagai, ’anak saya masih mengerti batas-batasnya’. Batas apa? Demi Allah, catatan zina tak hanya menggores apa yang ada diantara pusat dan lutut. Semua indera dan anggota tubuh bisa jadi terdakwa. Mata, telinga, lisan, tangan, kaki, juga angan. Di bagian tubuh manapun zina mendudukkan diri sebagai potensi celaka yang harus diwaspadai.
”Telah tertulis atas anak Adam nasibnya dari zina. Akan bertemu dalam hidupnya, tidak bisa tidak. Maka kedua mata, zinanya berupa menyimakdengarkan. Lisan, zinanya berkata. Tangan, zinanya menyentuh. Kaki, zinanya berjalan. Dan hati adalah ingin dan angan-angan. Maka akan dibenarkan hal ini oleh kemaluan dan didustakannya.” (HR Muslim, dari AbuHurairah)
Memang, ketika seorang mu’min telah mengahdirkan Allah sebagai kebersamaan dan pengawasan, persepsinya terhadap sesuatu bukan lagi persepsi orang kebanyakan. Ia memandang alam wujud dari ufuk yang tinggi, ufuk kesucian, keagungan, dan kemuliaan, Allah-lah yang paling berhak atas cinta, pengabdian, penghambaan, dn segala yang dia miliki.
Cinta karena Allah, Mimbar Cahaya
” Allah ’Azza Wa Jalla berfirman, ”mereka yang saling mencintai karena keagunganKu mempunyai mimbar-mimbar dari cahaya yang diinginkan oleh para Nabi dan para Syuhada.” (HR At Tirmidzi dari Mu’adz ibn Jabal)
Jika engkau mencintai hanya karena Allah, bersiaplah dicemburui para Nabi dan Syuhada. Jika engkau mencintai hanya karena Allah dan dalam naungan ridha-Nya, maka temuilah cinta sebagai janji dari Ar Rahman untuk orang-orang beriman.
” sesungguhnya orang-orang beriman dan beramal shalih, kelak Ar Rahman akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.” (Maryam 96)
Untung ! Untung ! Inilah janji yang pasti...
Ya Allah, kami memohon cintaMu, cinta orang-orang yang mencintaiMu dan cinta kepada segala yang akan mendekatkan kami kepada cintaMu.
Penasaran kan?
Baca aja di buku ’Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan’ penulis Salim A.
selamat baca teman !!!
Munajat Zainal ‘Abidin r.a
Ya Tuhanku, dosa-dosaku telah membuatku tak berkutik dan perkataanku terputus sehingga aku tak memiliki hujah apa pun. Aku tertawan oleh bencana yang menimpaku, tergadai oleh amalku, berkubang dalam dosaku, kebingungan dalam meraih tujuanku. Engkau telah menempatkanku di tempat orang-orang celaka, yang lancing kepada-Mu, dan yang meremehkan ancaman-Mu.
Mahasuci Engkau, kelancangan apa yang kulakuakn kepada-Mu dan bahaya apa yang aku timpakan kepada diriku. Ya TUhanku, kasihanilah kesalahanku karena keletihan diriku dan ketergelinciran kakiku, dan berikanlah rahmat-Mu atas ketidaktahuanku dan kebaikan-Mu atas kesalahnku.
Kuakui dosaku, kuakui kesalahnku. Inilah tangan dan ubun-ubunku. Aku tunduk dengan menuntun diriku. Kasihanilah diriku karena telah beruban. Hari-hariku akan berakhir, ajalku semakin mendekat, dan kelemahnku, kemiskinanku, dan kekurangserdasanku semakin tampak.
Ya Tuhanku, ksihanilah aku ketika jejakku berakhir di dunia, kenanganku terhapus ditangah makhluk, dan aku berada di antara orang-orang yang terlupakan seperti orang yang telah dilupakaan.
Ya Tuhanku, kasihanilah aku ketika rupa dan keadaanku telah berubah, ketika tubuhku melemah, orhan-organku terpisah, dan sandi-sandiku terputus. Aduhai, mengapa aku lalai terhadap apa yang akan ditimpakan kepadaku.
Ya Tuhanku, kasihanilah aku ketika aku dibangkitkan dan dikumpulkan, dan jadikanlah tempat berdiriku pada hari itu adalah diantara para wali-Mu, tempat kedatanganku adalah dari arah para kekasih-Mu, dan tempat tinggalku adalah disamping-Mu, wahai Tuhan Pemilik alam semesta.
suci Engkau, ya Allah, dan Maha penyayang. Mahasuci Engkau, ya Allah, dan Mahatinggi. Maha suci Engkau, ya Allah, kemuliaan adalah pakaian-Mu. Maha suci Engkau, ya Allah, keagungan adalah jubah-Mu. Maha suci Engkau, ya Allah, kebesaran adalah kerajaan-Mu. Maha suci Engkau Yang Maha Agung.
Maha suci Engkau Yang Mahakudus. Maha suci Engkau, ya Allah, sungguh heran kepada orang yang megenal-Mu, mengapa dia tidak takut kepada-Mu. Maha suci Engkau, ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Maha suci Engkau, ya Allah, Yang Mahatinggi, Yang Maahagung.
Mukjizat shalat malam
Banyak kaum Muslim sudah tahu bahwa shalat tahajud sangat dianjurkan. Pelbagai ayat dan hadist menjelaskan keutamaannya. Bahkan, Allah sendiri menyuruh Rasul-Nya untuk melakuakn shalat ini sebagai ibadah utama yang akan mengangkat derajatnya ke tempat terpuji (Q S Al-Isra’ [17]:79). Namun, harusdiakui, amat sedikit kaum Muslim yang mampu meneladani akhlak agung Rasulullah itu. Penyebabnya beragam. Ada yang kurang memahami keutamannaya, ada yang kurang disiplin dalam mengatur waktu, dan ada juga yang kurang merasakan manfaatnya secara konkret.
Inilah buku yang menjanjikan bukan sekedar tata cara shalat malam, melainkan juga pelbagai hikmah dan manfaatnya, kiat-kiat efektif agar mudah melakukannya, adab adab yang mesti dijaga, serta kisah kisah teladan yang memotivasi kita agar mampu menegakkan shalat malam dengan penuh gairah. Agar kita mampu merasakan kenikmatan beribadah dan berkomunikasi dengan Tuhan Yang MAhakasih.
Shalat malam merupakan puncak spritualitas para nabi dan rasul yang layak kita teladani. Jika Anda ingin meraih kemuliaan derajat mereka, selayaknya Anda juga meneladani akhlak agung mereka.
”Hendaklah kalian mendirikan sholat malam.
Sebab, shalat malam adalah radisi orang-orang saleh sebelum kalian.
Sarana pendekatan diri kepadaAllah, penebus dosa, dan pengusir penyakit jasmani”
-Sabda Rasulullah Saw.
”Shalat malam mengenangkan saat-saat perjumpaaan manusia dengan Sang kekasih. Itulah mi’raj ruhani orang mukmin.”
Syaikh Fu’ad Al-Hajrasi, Ulama Al-Azhar
”Buku ini menyajikan teladan indah Rasulullah Saw. Dan orang orang saleh dalam menegakkan shalat malam. Sangat bermanfaat !
Yusra Muhammad Hani’
Guru Besar Dakwah Islam Universitas Al-Azhar, Kairo
”Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di taman-taman (surga) dan di mata air- mata air, sambil mengambil apa yang dikaruniakan Tuhan kepada mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang berbuat baik; Mereka sedeikit sekali tidur pada waktu malam. Dan di akhir-akhir malam, mereka memohon ampun (Kepada Allah) (QS Al-Dzariyat [51]: 15-18)
Salman Al-Farisi meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw. Bersabda, ” Hendaklah kalian mendirikan shalat malam. Sebab, shalat malam adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, sarana pendekatan diri kepada Tuhan kalian, penebus dosa, san penolak berbagai penyakit.”
judul buku "mukjizat shalat malam"
don't cry
Mencintai tanpa patah hati
jangan pernah menilai orang dari satu sisi atau dari luarnya saja
hal terpenting adalah aku semakin mencintai diri sendiri
bersyukur atas segala ni'mat-Nya
ternyata seiring waktu, keadaan berubah
semua menjadi wajar kembali. perlu proses dan kekuatan, untungnya, aku punya kekuatan dalam diri sendiri
sampai aku sadar,
bahwa semua ini adalah ujian buat ku untuk belajar sabar dan ikhlas,,,
aku manusia yang ingin terus banyak belajar karena aku tak hanya ingin tetap menjadi seperti ini,,,
ternyata aku tak cukup kuat lama membuat diri menjadi ikhlas tunduk pada takdir
lama membuat diri menjadi sadar
yang tak terengkuh bukanlah yang terbaik
lama membuat diri menjadi bening
yang diinginkan bisa menjadi petaka
sungguh maha suci Allah SWT yang Maha membolak-balik hati ini
cinta bukan hanya milik orang cantik
cinta bukan hanya milik orang sukses
cinta bukan hanya milik orang kaya
setiap orang berhak memiliki dan merasakan cinta
aku pernah kecewa
aku juga pernah mengecewakan seseorang
bagiku itu adalah proses yang harus kulewati
waktu zaman sekolah dulu, rasanya paling tabu ngomongin cinta,
malu rasanya, abiz saat itu yang aku tahu cinta identik dengan pacaran
atau karena masih tidak mengerti apa itu cinta,
kenapa orang terkadang jadi tidak rasional dan sering bertidak aneh-aneh karenanya
tapi pada akhirnya aku tahu,,,
cinta pada lawan jenis tidak berarti melulu pacaran, namun demikian jatuh cinta
tak bisa dihindari untuk terulang dan itu adalah fitrah yang harus disyukuri
tapi seiring bertambahnya usia dan pengertian tentangnya pada akhirnya,
perasaan jatuh cinta itu bisa aku sikapi dengan lebih
syar'i.
aku kemudian membuat janji dalm hati
suatu hari nanti aku akan menerima seseorang yang sudah siap untuk mengajakku menikah
jika dia memang terbaik untukku
Allah pasti akan membukakan hatiku dan memudahkan jalannya
aku pasrah padaNya
biarlah Allah yang menuntun hatiku
karena sesungguhnya petunjuk Allah lebih konkrit mengajariku harus berbuat apa
aku juga kerap bertanya-tanya mengapa Allah menurunkan rasa cinta pada kita untuk orang lain, sedangkan ia tidak diciptakan sebagai jodoh kita?
pada akhirnya aku mengerti bahwa ini adalah salah satu ujian dalam hidup
bukankah pada hakikatnya, sedih dan senang dalam kehidupan adalah ujian ?
sesungguhnya manusia tak memiliki daya apa pun untuk mengubah sesuatu
hanya karena Allah lah segala sesuatu bisa terjadi
kukembalikan semua pada-Nya dan aku mohon pada Allah agar aku disibukkan dengan hal lain sehingga aku
dapat melupakanya
tapi kukira hidup ini adalah pilihan
kita bebas untuk menentukan kebahagiaan kita sendiri.
kusyukuri dengan segala hikmah yang pasti datang.
aku tahu,,,
mungkin Allah menghendaki aku belajar lebih banyak tentang kehidupan
melakukan lebih banyak hal yang berguna dan menjadi seseoarang yang mandiri
karena sesungguhnya tak selamanya semua hal yang kita inginkan adalah baik untuk kita dapatkan.
dan yang terpenting kita sadari, bahwa kasih sayang Allah tak pernah lepas dari kehidupan kita.
semoga ada hikmah dari apa yang telah terjadi
membagi perasaan dicintai dan dilindungi Allah
yang mengajariku dengan cinta-Nya sendiri
keyakinan untuk percaya pada syarit-Nya
yang terbaik menurut kita, belum tentu menurut Allah
ternyata,
lewat dia Allah mengajariku ttg cinta
aku belajar, hidup menyalahi syariat-Nya ternyata sengsara,,,
jadi ga mau patah hati kan ?
yuk,,,kita benahi hati dan pikiran untuk selalu Allah oriented, plus menaati syariaat-Nya
patah hati ?
ya ampyuen ,,udah ga zaman lagi !!!
semangat !!!
dan jangan menutup diri dari orang lain
nambah teman kan gpp ,,,
ah andaikan aku tak pernah patah hati
andaikan aku tak pernah mengalami krisis identitas
aku pasti tidak pernah bertemu dengan islam lebih jauh
ternyata patah hati dan jatuh cinta dapat membawa hikmah
apakah petualangan jatuh cinta ku
berakhir sampai disini?,
karena aku patah hati ?
bagiku,, cinta, naksir, suka dan sejenisnya adalah karunia Allah SW. jadi jatuh cinta siapa takut ?
eit's apalagi kalau jatuh cinta dan patah hati disertai dengan hikmah positif,,
hemmm
alangkah indahnya seni jatuh cinta
benar !!!
yang harus aku lakukan adalah berbenah diri
bukan menggali kesalahan demi kesalahan, keburukan -keburukanku hanya akan membuang waktu
dan jika itu aku lakukan ,mungkin aku akan menyesal untuk yang kesekian kalinya
mungkin dunia akan menilai aku perempuan terangkuh dan tersombong
tapi,,aku akan dengan bangga menyandang gelar itu
tujuan aku jelas
berpasrah diri pada Allah
satu-satunya jalan yang terang
menikmati ketenangan dan kedamaian hati terasa jelas kepercayaan diri kembali
Allah pasti telah menyiapkan seseorang terbaik untuk ku.
aku percaya itu
bacab bukunya aj ya,,,
met baca kawan
dalam gelap malam
Diri menangisi dunia, dan dia tahu
Bahwa keselamatan adalah meninggalkan isinya
Pascakematian, tak ada rumah yang ditempati
Kecuali yang dibangun sebelum kematian.
Jika dia membangunnya dengan kebaikan
Baguslah tempat tinggalnya
Jika dia membangunnya dengan kejahatan
Buruklah orang yang membangunnya.
Di manakah raja-raja yang menguasainya
Hingga pelayan memberinya cawan kematian
Harta yang kita kumpulkan hanya untuk ahli waris
Dan rumah yang kita bangun dirusak masa.
Berapa banayk kota telah dibangun di dunia
Menjadi rusak, dan kematian binasakan penghuninya.
Jika setiap orang takut pada kematian
Harapan akan menguatkannya.
Seseorang membentangkan dan masa akan menggengamnya
Diri menyebarkan dan kematian melipatnya.
Kemuliaan adalah akhlak yang suci
Awalnya agama dan kedua akal
Ketiga ilmu dan keempat kesantunan
Kelima kemurahan dan keenam keutamaan.
Ketujuh kebaktian ddan kedelapan kesyukuran
Kesembilan kesabaran dan terakhir agama.
Dirinya tahu bahwa aku tak mempercayainya
Aku tak dibimbing kecuali saat melanggarnya
Jangan bersandar pada dunia dan seisinya
Kematian pasti binasakan kita dan duniaseisinya..
Beramallah untuk negeri kelak yang dijaga Ridhwan
Ahmad tetangganya dan AL-Rahman Penciptanya
Istananya dari emas dan parfumnya kesturi
Za’faran adalah rumput yang tumbuh disana
Sungai-sungainya dari susu murni dan madu
Serta arak murni yang mengalir di selokan
Burung membuat sarang di dahan-dahan
Memuji Allah dengan suara keras di halamannya
Menghirupkannya dengan serakaat dalam gelap malam.[ ]
Agar Bidadari Cemburu Padamu
Lalu para lelaki? Seharusnya mereka juga tahu bagaimana memperlakukan wanita dengan keadilan syari’at Allah. Menjaga tanpa mengekang, menghormati kebebasan namun tetap melindungi, serta memberikan rasa nyaman sekaligus rasa aman. Ia, menjadikannya rusuk kiri. Dekat ke tangan untuk dilindungi, dekat ke hati untuk dicintai. Nah, buku ini insyaallah membantu kita, memahami ’sang kawan perjalanan’.
Ada kata yang merangkum kesetaraan, perhatian, dan cinta !
Laki-laki dan perempuan
Saling mengenal, saling memahami, saling bantu, bergandeng tangan (ups!)saling menanggung, dan cekatan mendahulukan
Serasi,,,!
Lalu?
Harusnya kau tahu,
Bidadari bisa cemburu
Itu tantangan,
Untuk medekatkan sumbu
Potensi diri
Dengan nyala suci ruh
Keshalihan
Agar bidadari cemburu
Padamu?
Bukan dengan tebar pesona
Fisik tertentu. Karena pasti
Muke’lu jauh. He he he,,,
Tak juga dengan memenjara diri antara dapur, kelambu, dan sumur ;
Karena Allah dan Rasul tak pernah bermaksud begitu
Yah, ketertarikan pada dimensi kepribadian memang perlu kita waspadai, meski wajar. Lihatlah puteri Syu’aib. Ia begitu tertarik pada Musa. Tapi tak pernah dikisahkan ia melakukan kontak konsultasi dan berbagi masalah dengan Musa. Ia justru berbagi dengan sang ayah, bahkan meanmpakkan ketertarikan dalam siratan yang halus :
”. . . Wahai ayahku, ambilah ia sebagai orang yang bekerja untuk kita. Karena sesungguhnya, orang yang paling baik ayah ambil untuk bekerja ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya” (Al Qashash 26)
ah, sekedar pengambilan objektivitas, kita dengar lagi nasihat Ibnu Mas’ud di saat riak-riak rasa ini hadir, ”jika kau tertarik pada seseorang, ingatlah kejelekan-kejelakannya!”. kita putus rantai tazyin (menghias-hias) dari syaitan ini dengan mengingat kemanusiawian si dia. Sesuatu yang kita sikapi sebagai penjagaan hati, bahwa Sang Maha Sempurna harus lebih diprioritaskan daripada dia.
Cintailah sesuatu sewajarnya, kata Rasulullah karena mungkin suatu ketika ia akan menjadi sesuatu yang kau benci. Dan sederhanalah dalam membenci karena suatu saat mungkin ia menjadi sesuatu yang kau cinta.
Sekali lagi anda jauh lebih tau daripada saya. Bahwa mungkin perlu bagi anda menjaga rahasia siapa nama orang yang anda tertarik padanya. Menjaga dalam keikhlasan hati, menjaga dalam kesucian khayalan, menjaga dalam ungkapan lisan, dan menjaga dalam ekspresi diri. Seperti Fatimah dan ’Ali, saling mencintai dalam kerahasiaan yang paling rapat., kepasrahan paling kuat, dan ikhtiyar suci yang menemukan jalannya. . . dengan karunia Allah ! jika kita husnuzhzan padaNya.
Cinta adalah ruh yang mengalir lembut, menyenangkan, bersinar, jernih, dan ceria. Terkadang juga memanifestasi menjadi luh yang mengalir lembut, menyesakkan, berderai, jerih dan badai . . . tak pernah ia dihukum haram. Karena ia buka virus yang memberikan penyakit pada jiwa seperti yang sering kita salah tafsirkan. Justru cinta, adalah makhluk Allah yang harus dijaga kesehatannya dari setiap penyakit yang mencoba menungganginya. Penyakit yang datang dari syaitan, syahwat, maupun syubhat.
Dua remaja di singsingan fajar risalah, Fathimah dan ’Ali mencontohkan bagaimana cinta hidup, dengan sehat, tanpa penyakit yang menggangu kekhusu’an. Ia menjadi rahasia hati, simpati, ketertarikan, kontrol diri, doa, dan harapan. Saking rahasianya, sampai syaitan pun tak tahu.
Rabbi, bila ku jatuh hati
Ku ingin terbang cepat
Hingga syaitan tak sanggup hinggap
Begitu pun, saat Muhammad ibn’ Abdullah ditanya, maukah ia menikah dengan Khadijah, ia berkata segera, ”bagaimana caranya?”. perhatikanlah intonasi penuh antusiasme ini. Cinta itu sudah tumbuh dan bersemi dalam dirinya. Persis seperti siratan makna dari sabdanya bertahun-tahun kemudian.
”Tidak terlihat, bagi dua orang saling mencintai. Yang seperti pernikahan” (HR Ibnu Majah)
Seperti bunga, cinta sejati takkan mampu menyembunyikan semerbak wanginya. Eksistensi cinta mengejawantah dalam kelembutan, kecerdasan, perbaikan diri, keshalihan dan tentu juga keikhlasan. Tanpa keihklasan yang digantungkan pada Pemilik ’Arsyi Maha Tinggi, ia akan mati. Ia mati, persis seperti setangkai mawar yang dipotong hanya untukm dipersembahkan pada kekasih.
”Dan hendaklah menjaga kesucian dirinya, orang-orang yang belum mampu menikah, hingga Allah mengayakan mereka dari karunianYa. .” (An Nur 33)
Pastinya engkau tahu makna keikhlasan dalam setiap amal. Dan ketidaktahuan adalah syariat agar kita segera mengkaji. Cinta yang tercabut dari tangkai keikhlasan akan menjadi bunga potong yang mungkin sesaat merona, dan selanjutnya masuk ke tempat sampah.
Saat kemampuan nikah belum ditangan, biarlah cinta berekspresi menjadi keshalihan, perbaikan diri hari demi hari. Karena samapta janji Ilahi telah terukir di pelataran wahyu : keshalihan menjumpai keshalihan dan kebusukan menjumpai kebusukan.
”Wanita-wanita yang kotor adalah untuk lelaki yang kotor dan lelaki yang kotor untuk perempuan yang kotor. Dan wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita yang baik. . . ” (An Nur 26)
Bagaimana dengan yang saling cinta dan berkomitmen untuk tidak pacaran? Pada beberapa kasus saya temui, tetap saja ia tumbuh tidak sehat. Apalagi jika tetap berasa dalam satu lingkunagan yang keterjangkauan komunikasinya tinggi. Kecuali beberapa yagn sangat sedikit jumlahnya. Jebakan-jebakan syaitan terlalu rumit untuk kita pahami terlebih dahulu hinga kita punya solusi dan prevensi. Sejak zaman Adam dan Hawa, hanya kata taqwa, termasuk taqwa dalam interaksi, yang bisa meredam makar syaitan.
” Dan hendaklah menjaga kesucian dirinya, orang-orang yang belum mampu menikah, hingga Allah mengayakan mereka dari karuniaNya..” (An Nur 33)
Bahkan, tak perlu pula berkata, ”Dinda, tunggu aku tiga tahun lagi !”. Apa perlunya menjanji yang tak pasti. Tak diminta pun bidadari pasti menenti. Dan lelaki langit akan datang bersama cahaya.. .
Penasaran kan?
Pasti ingin tahu !
Baca aja di buku ’Agar Bidadari Cemburu Padamu’ penulis Salim A. Fillah
la tahzan
tidak ada ambisi yang lebih mulia selain bertemu dengan Allah,
bahagia di akhirat, dan damai di sisi-Nya
apalah arti sebuah ambisi untuk meraih kedudukan,
jabatan, emas, perak, anak, harta benda, nama besar dan kemasyuran,
istana, rumah rumah besar yang kesemuanya ini akan musnah dan sirna.
(buku la tahzan hal.95)
fahri script
bangun
bangun
bangun !!!
Allah sedang berbicara denganmu
Allah sedang mengingatkanmu untuk tidak sombong
apa salah saya pada Allah ?
istigfar
ingat lagi siapa dirimu?
apa yang telah kau lakukan selama ini?
tidak kah kau merasa benar?
tidak kah kau merasa suci?
ya Allah
jika memang Engkau tunjukkan jalan ini yang harus kulalui
dan lebih berarti bagi ku dari pada keinginan ku semata
maka aku lebih memilih untuk tetap menjalani pilihan dariMU
tapi dekat dengan Mu dari pada aku hidup dengan manusia pendusta
dengan penuh fitnah dan jauh dari-Mu.
Allah sedang berbicara padaku tentang sabar dan ikhlas
semangat kawan !
jika ada sepuluh orang berjuang, satu adalah aku
jika ada lima orang berjuang, satu adalah aku
jika ada dua orang berjuang, satu adalah aku
jika ada satu orang berjuang, itulah aku
sahabat,,,
sebesar itukah semangat kita untuk berjuang selama ini ?!
benarkah selama ini kita sudah melaksanakan tugas kita untuk berjuang??!!
sahabat,,,
mungkin seperti itulah semangat yang seharusnya kita miliki
bahkan di saat kita sendiripun kita harus tetap berjuang
sahabat,,,
memang kita baru saja melalui sebuah perjuangan
perjuangan yang cukup melelahkan pikiran kita
hasil perjuangan kita pun mungkin membahagiakan
dan mungkin juga memberikan sedikit kekecewaan bagi kita
namun, apapun itu sahabat,,, yakinlah itulah yang terbaik bagi kita
yakinlah hasil bukanlah tujuan yang utama
sahabat,,,
masih terlenakah kita akan kebahagiaan itu
ataukah kita masih tenggelam dalam kesedihan dan kekecewaan itu ??
bangkitlah sahabat,,,
ingatlah akan komitmen kita
teruslah berjuang,,,
awalilah perjuangan baru ini dengan semangat baru
bangkitlah sahabat,,,
semangat itu,,,
salah satu mesin terkuat
--kesuksesan--
ketika,,,
kau melakukan sesuatu,,,
lakukanlah dengan sekuat tenaga,,,
tidak ada hal besar yang dicapai tanpa,,,
--semangat--[ralph w emerson]
-kesusksan-
itu tidak bias diukur degan pangkat, jabatan, harta. tapi hanya dengan rasa syukur.
my hope !
setiap kali kuterbangun dengan karunia-Nya
kupanjatkan doa untuk tetap semangat pada setiap hari yang kujalani
aku berdoa untuk kejelasan tujuan sehingga aku
dapat menjaga visiku dan tetap fokus untuk meraih kesuksesan
aku berdoa untuk kebijaksanaan dalam mengharapkan limpahan nikmat-Nya
hidupku,
sehingga aku mampu mengambil kesempatan yang tersedia dan pantas aku dapatkan, tetapi malu
untuk mengambil sesuatu yang bukan menjadi hak bagiku.
aku berdoa untuk ketenangan yang menentramakan, dalam situasi yang baik dan buruk sehingga menjadi cahaya
bagi sesama
aku berdoa untuk kejujuran dan niat yang tulus untuk kekuatan dan keingingan sebagai senjata dan perisaiku
aku berdoa untuk keberanian dalam mempertahankan keyakinanku dan prinsip ku
aku berdoa agar aku memberi manfaat dan diberkahi inspirasi untuk mengamalkan ilmu dan bakatku
untuk mengubah ide menjadi nyata,,,
aku berdoa untuk mempertahankan imajinasi masa kecilku sehingga dapat mengenali setiap keajaiban kecil
yang mungkin terlupakan.
aku berdoa untuk kepercayaan diri, ketegaran menyelesaikan masalah dan menghadapi ketakutan
aku berdoa untuk kesehatan dan merasa sehat sepanjang waktu
aku berdoa untuk segala perhatian, pengertian dan dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat
yang memberiku kenyamanan dan rasa aman membuatku menjadi manusia yang selalu bersyukur
aku berdoa untuk selalu diingatkan :
aku mungkin tak selalu mendapatkan apa yang kuinginkan, tetapi aku selalu mendapatkan apa yang kubutuhkan,,,

