Kamis

”Membangun Kekuatan Islam”


di tengah persengkokolan musuh Allah, ikatan umat Islam hari ini masihlah rapuh: mudah terpecah belah. Lebih mudah saling menyalahkan dibandingkan bersatu padu membagun kekuatan. Persis seperti sabda Rasulullah SAW; umat Islam adalah buih di lautan. Bila perpecahan masih terjadi, bagaimana mungkin kebangkitan dan kejayaan Islam bakal terjadi? Padahal, kejayaan hanya teraih bila umat ini memiliki tiga pilar kekuatan :

akidah, ukhuwah, dan asykariyah. Selain emmbahas fakta perselisihan di kalangan umat Islam, buku ini membicarakan jalan keluar dalam bentuk akidah dan petunjuk. Karenanya menjadi jelas antara perbedaan yang perlu ditoleransi dan perbedaan yang tidak perlu terjadi. Buku ini secara khusus memberi perhatian pada perpecahan di kalangan aktivis gerakan (harakah) Islam. Kritik sekaligus ajakan simpatik penulis buku ini adalah bagaimana mungkin aktivis yang telah memahami nilai Islam ( terutama arti penting persatuan umat) justru berada dibarisan terdepan sebagai kelompok yang memelihara perpecahan?bermunculan dan bergiatnya gerakan-gerakan Islam di tanah air di satu sisi, dan peluang terjadinya gesekan serta masuknya kekuatan pengadu domba di sisi yang lain, menjadikan buku ini amat relevan untuk dibaca siapapun yang sesuai dengan kebangkitan Islam di abad ke-21.

Pengarang Lembaga Study dan Penelitian Islam

Tidak ada komentar: